Rabu, 16 November 2011

Paku

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku pagar belakang rumah setiap kali dia marah.
Hari pertama anak itu memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.
Akhhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku setiap hari dimana dia tidak marah.
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercerabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini.di hati orang.”
“Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu kamu mencabut paku itu. Tetapi tidak peduli berapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada.dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik..”



Kupu-Kupu

Ketika menuruni tangga menuju lapangan parkir, aku menemukan seekor kupu-kupu indah terperangkap dekat kaca jendela.

Kupu-kupu itu terus terbang menabrak kaca jendela mencari jalan keluar. Aku mengulurkan tanganku mencoba menolongnya, tetapi ia hanya hinggap sejenak lalu terbang lagi dan kembali menabrak kaca jendela. Kemudian aku mencoba menghalaunya agar keluar dari pintu, tapi ia terus saja menabrak kaca jendela.
Akhirnya aku menangkapnya dan membawanya dengan aman ke alam bebas. Ketika aku membuka tangan untuk melepaskannya, terpikir olehku kadang alangkah miripnya tindakan kita dengan kupu-kupu itu. Dalam ketakutan dan ketidaksabaran kita, sering kita melawan bimbingan Tuhan dan melakukan usaha yang sia-sia. Padahal jika kita mau sejenak berdiam diri, ikhlas dan pasrah pada Tuhan, kita akan merasakan pertolonganNYA yang membawa kita mengatasi rintangan-rintangan menuju kebahagian yang telah disediakanNYA untuk kita

hanya Engkau yang tau



Tuhan dimana dia
Senyumnya tawanya tangisnya
Hanya untukku
Tuhan sedang apa dia
Susah senang selalu bersama
Tuhan ingatkah dia
Ketika pagi datang dia selalu menyapa
Tuhan masih taukah dia
Kebiasaan ku kesukaan ku hingga keburukan ku
Tuhan  hanya Engkau yang tau  
 Dahulu selalu dia
Hanya dia dia dan dia . . .

-rizkiaaakiki-


Minggu, 13 November 2011

Perbandingan antara system life cycle dengan system development life cycle

  • System Life Cycle (SLC)
System Life Cycle (SLC) adalah proses evolusi yang diikuti oleh pelaksanaan sistem informasi dasar-dasar atau subsistem. Ini biasanya digunakan untuk mengembangkan sebuah sistem yang besar. Telah ada pendekatan implementasi tradisional sepanjang era komputer, dan ada perjanjian umum antara ahli-ahli komputer sehubungan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.

Beberapa SLC (System Life Cycle)  terdapat dalam perusahaan yang menggunakan komputer, mungkin ada seratus atau lebih. Pada kenyataannya SLC (System Life Cycle) adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD. 

System Life Cycle (SLC) terdiri dari lima fase yaitu :

1. Fase Perencanaan

Fase ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada manajer.

2. Fase Analisis

Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol.


3. Fase Desain

Fase Desain ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru.

4. Fase Pelaksanaan / Implementasi

Fase ini melibatkan beberapa spesialis informasi tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware, software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem.

5. Fase Pemakaian / Penggunaan

Selama fase penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.

Dari kelima fase di atas, empat fase di awal disediakan untuk dikembangkan, jadi metode yang ada didalamnya dapat berkembang sesuai zaman. Sedangkan fase yang terkahir tidak untuk dikembangan, hanya sebagai pelaksanaannya saja.
adsense here

·  System Development life Cycle 

SDLC adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi. Langkah yang digunakan meliputi :

1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi
2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan
3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi
4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik
5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
6. Merancang sistem informasi baru
7. Membangun sistem informasi baru
8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru
9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan

SDLC merupakan siklus pengembangan sistem. Pengembangan sistem teknik (engineering system development). Meliputi langkah berikut:

1. System planning,
2. System analysis,
3. System design,
4. System selection,
5. system implementation,
6. system maintenance.



System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize.


Dengan siklus SDLC, proses membangun sistem dibagi menjadi beberapa langkah dan pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh tim yang berbeda.
Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat enam langkah. Jumlah langkah SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Langkah tersebut adalah :


ü  Analisis sistem, yaitu membuat analisis aliran kerja manajemen yang sedang berjalan
ü  Spesifikasi kebutuhan sistem, yaitu melakukan perincian mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem dan membuat perencanaan yang berkaitan dengan proyek sistem
ü  Perancangan sistem, yaitu membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pengembangan sistem informasi
ü  Pengembangan sistem, yaitu tahap pengembangan sistem informasi dengan menulis program yang diperlukan
ü  Pengujian sistem, yaitu melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat
ü  Implementasi dan pemeliharaan sistem, yaitu menerapkan dan memelihara sistem yang telah dibuat

Sumber :



Sabtu, 05 November 2011

aku


Inginnya menjadi matahari
Yang selalu menyinari bumi
Inginnya menjadi angin
Yang selalu memberi kesejukan
Inginnya menjadi bintang
Yang selalu berkelip di malam hari
Inginnya aku menjadi air
Yang selalu mengalir memberikan kehidupan
Tetapi aku tetaplah aku. . .
Aku adalah aku bukan mereka dia atau siapapun . . .
_rizkiaaakiki_

bebas


Bebas
Inginnya aku bebas . berjalan lurus tak terhenti
Terbang
Inginnya aku terbang,  hingga terlupakan semua masalah yang ada
Aku Cuma manusia
Aku bukan malaikat
Ingin bebas terbang jauh. . .
Aku Cuma manusia bukan malaikat . . .

_rizkiaaakiki_

ingin menjadi

Aku ingin menjadi pagimu
Merangkul mentari dengan embun sahaja menggores hari
Aku ingin menjadi siangmu
Mengobar sinar surya dengan hangatnya sepoi angin menari
Meneteskan peluh keringat, meranggas kibaran semangat
Aku ingin menjadi soremu
Menelan bulat matahari senja, memerahkan semesta
Aku ingin menjadi malammu
Melukis bulanku anggun terkulai abu
Hingga menitikkan air matamu yang syahdu
Dan menjadi bintang sebagai tudung langit yang kelu
Aku ingin menjadi harimu
Di setiap langkah waktu hingga menutup kisah hidupmu